Penguatan Pemahaman Konsep Dasar Pembuatan AI
Memasuki sesi utama kegiatan, siswa SMK Negeri 1 Baubau mendapatkan pembekalan mengenai Konsep Dasar Pembuatan Artificial Intelligence (AI) yang disampaikan oleh Mohd Resa Putra B Usman, S.Kom., M.Kom., Dosen Program Studi Sistem dan Teknologi Informasi (STI) Fakultas Ilmu Komputer UMU Buton.
Materi diawali dengan pengenalan mengenai Artificial Intelligence serta bagaimana teknologi tersebut dikembangkan. Siswa diberikan gambaran bahwa AI tidak secara langsung menjadi “pintar”, melainkan melalui serangkaian proses yang melibatkan penentuan masalah, pengumpulan data, persiapan data, pemilihan model, training, testing, hingga deployment. Penjelasan ini diberikan untuk membantu siswa memahami proses dasar di balik teknologi AI yang saat ini semakin banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam pemaparan tersebut, siswa juga diperkenalkan dengan bagaimana AI memanfaatkan data untuk belajar dan mengenali pola hingga menghasilkan suatu keluaran. Contoh sederhana mengenai data pelatihan digunakan untuk membantu siswa memahami bahwa AI mempelajari berbagai contoh sebelum dapat menghasilkan respons atau prediksi berdasarkan pola yang telah dipelajarinya.
Brainstorming Ide Menggunakan AI
Setelah memahami konsep dasar pembuatan AI, kegiatan dilanjutkan dengan materi Brainstorming Ide Menggunakan AI. Pada sesi ini, siswa diajak melihat AI bukan hanya sebagai teknologi untuk memperoleh jawaban, tetapi sebagai partner dalam mengembangkan dan memperluas gagasan.
Siswa diperkenalkan dengan konsep brainstorming sebagai metode untuk menghasilkan berbagai ide atau solusi secara bebas sebelum dilakukan proses evaluasi. AI kemudian dapat dimanfaatkan untuk membantu menghasilkan alternatif, memberikan variasi, menghadirkan perspektif yang berbeda, serta mengembangkan sebuah ide sederhana menjadi konsep yang lebih lengkap.
Dalam praktiknya, siswa diarahkan untuk memahami alur kolaborasi antara manusia dan AI, yaitu menentukan tujuan, memberikan konteks, meminta ide dari AI, mengevaluasi hasil, kemudian mengembangkan ide tersebut. Dengan pendekatan ini, siswa tetap menjadi pihak yang menentukan relevansi dan arah akhir dari ide yang dihasilkan.
Materi kemudian dilengkapi dengan contoh bagaimana AI dapat digunakan untuk menghasilkan berbagai alternatif ide dan mengembangkannya menjadi sebuah konsep. Siswa juga diperkenalkan dengan beberapa teknik brainstorming seperti Generate, Variations, Combine, What If?, Perspective, dan Improve untuk membantu memperluas serta memperdalam gagasan.
Melalui pembelajaran tersebut, kegiatan PKM di SMK Negeri 1 Baubau diharapkan dapat memberikan pemahaman awal kepada siswa mengenai bagaimana AI dibuat sekaligus bagaimana AI dapat dimanfaatkan untuk mengembangkan kreativitas dan ide. Dengan demikian, siswa tidak hanya mengenal AI sebagai teknologi yang menghasilkan jawaban, tetapi juga dapat menggunakannya sebagai sarana untuk memperluas cara berpikir dan mengembangkan gagasan kreatif.
Nah, versi ini jauh lebih sesuai dengan kegiatan kamu karena benar-benar mengikuti materi PPT yang kamu gunakan: Konsep Dasar Pembuatan AI + Brainstorming Ide Menggunakan AI, tanpa memasukkan “Prompt Engineering” sebagai materi utama.

Pemanfaatan AI untuk Meningkatkan Kreativitas dan Kompetensi Digital Siswa SMK
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh pemateri kedua, Nur Bahri, S.Kom., M.Kom., Dosen Program Studi Sistem dan Teknologi Informasi (STI) Fakultas Ilmu Komputer UMU Buton. Pada sesi ini, siswa SMK Negeri 1 Baubau diajak melihat Artificial Intelligence (AI) dari sisi pemanfaatannya sebagai teknologi yang dapat mendukung kreativitas sekaligus meningkatkan kompetensi digital yang relevan dengan perkembangan industri kreatif.
Melalui materi bertajuk “Pemanfaatan AI untuk Meningkatkan Kreativitas dan Kompetensi Digital Siswa SMK”, siswa diperkenalkan pada berbagai kemungkinan penggunaan AI dalam menghasilkan dan mengembangkan karya digital. Pemanfaatan AI diarahkan sebagai sarana untuk membantu proses kreatif, mempercepat eksplorasi ide, serta memberikan pengalaman langsung kepada siswa dalam menggunakan teknologi digital untuk menghasilkan sebuah karya.
Sesi pembelajaran tidak hanya berlangsung dalam bentuk penyampaian materi, tetapi juga dilengkapi dengan praktik secara langsung. Salah satu praktik yang diberikan adalah pembuatan musik menggunakan Suno AI. Para siswa diperkenalkan pada proses pemanfaatan AI generatif untuk mengembangkan ide musik hingga menghasilkan sebuah karya musik digital.
Dalam praktik tersebut, siswa dapat melihat secara langsung bagaimana sebuah gagasan kreatif dapat dikembangkan dengan bantuan teknologi AI. Proses ini memberikan pengalaman baru bahwa teknologi kecerdasan buatan tidak hanya dapat digunakan untuk menghasilkan teks atau menjawab pertanyaan, tetapi juga dapat dimanfaatkan dalam bidang kreatif seperti musik dan produksi konten digital.
Praktik pembuatan musik menggunakan Suno AI tersebut menghasilkan karya musik yang menjadi salah satu contoh nyata pemanfaatan AI dalam industri kreatif digital. Pengalaman praktik ini diharapkan dapat mendorong siswa untuk lebih berani bereksperimen, mengeksplorasi gagasan, dan mengembangkan berbagai bentuk karya digital dengan tetap menempatkan kreativitas dan peran manusia sebagai bagian penting dalam proses berkarya.
Melalui dua sesi pemaparan dari Mohd Resa Putra B Usman, S.Kom., M.Kom. dan Nur Bahri, S.Kom., M.Kom., kegiatan PKM ini memberikan perspektif yang saling melengkapi kepada siswa SMK Negeri 1 Baubau. Materi pertama membangun pemahaman mengenai konsep dasar pembuatan AI dan pemanfaatannya untuk brainstorming ide, sedangkan materi kedua memperlihatkan penerapan AI secara kreatif melalui praktik pembuatan karya digital. Rangkaian kegiatan tersebut diharapkan dapat memperkuat literasi AI, kreativitas, dan kompetensi digital siswa dalam menghadapi perkembangan industri kreatif digital.









