Buton Tengah, 18 Agustus 2026 – Dalam upaya nyata mempercepat akselerasi pembangunan desa berbasis teknologi informasi serta mengangkat potensi pariwisata daerah, Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM) Universitas Muslim Buton secara resmi menjalin kemitraan strategis dengan Pemerintah Desa Wantopi. Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) tersebut berlangsung dengan khidmat dan penuh kehangatan bertempat di Kantor Desa Wantopi, Kecamatan Mawasangka Timur, Kabupaten Buton Tengah pada Selasa (18/08/2026).
Prosesi penandatanganan Nota Kesepahaman ini dilakukan langsung oleh Dekan Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM) UMU Buton, Muhammad Fuad, S.Kom., M.Kom., bersama Kepala Desa Wantopi, La Udin. Kesepakatan ini mengikat kedua belah pihak dalam jangka waktu 5 (lima) tahun ke depan guna memperkuat pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang meliputi bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Perkuat Tata Kelola Desa dan Kesiapan SDM Berbasis Digital
Melalui kolaborasi ini, FILKOM UMU Buton berkomitmen untuk membagikan keahlian di bidang ilmu komputer dan teknologi informasi demi mendukung modernisasi tata kelola pemerintahan desa. Kerja sama ini dirancang tidak hanya sebatas dokumen formal, tetapi berfokus pada implementasi program konkret seperti penerjunan mahasiswa dalam kegiatan Praktik Kerja Lapangan (PKL), magang industri, Kuliah Kerja Nyata (KKN) tematik, hingga pelatihan literasi digital bagi perangkat desa dan pemuda Karang Taruna.
Dekan FILKOM UMU Buton, Muhammad Fuad, S.Kom., M.Kom., menegaskan bahwa kampus memiliki tanggung jawab moral dan akademis untuk hadir langsung menyelesaikan berbagai tantangan pembangunan di tingkat desa.
Kerja sama antara FILKOM UMU Buton dan Desa Wantopi ini merupakan pilar penting dalam mewujudkan konsep desa digital terpadu di Kabupaten Buton Tengah. Kami ingin memastikan bahwa kepakaran para dosen serta inovasi dari mahasiswa FILKOM dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat Wantopi, mulai dari perbaikan sistem pelayanan publik desa hingga digitalisasi promosi potensi lokal,” ujar Muhammad Fuad, S.Kom., M.Kom.
Fokus Utama Kades Wantopi: Digitalisasi Tiga Destinasi Wisata Unggulan
Kepala Desa Wantopi, *La Udin*, menyambut dengan penuh antusiasme kehadiran pimpinan dan tim akademisi dari FILKOM UMU Buton. Dalam sambutannya, beliau menekankan bahwa salah satu target utama yang ingin dicapai dari kemitraan ini adalah lompatan besar pada sektor pariwisata Desa Wantopi melalui sentuhan teknologi informasi.
Secara khusus, La Udin menyoroti tiga destinasi wisata kebanggaan masyarakat Desa Wantopi yang memerlukan penataan dan strategi pemasaran digital secara masif:
- Pantai Kenangan Wantopi: Kawasan pesisir dengan panorama bahari yang eksotis dan memikat, sangat potensial dikembangkan sebagai destinasi wisata keluarga dan olahraga air (sport tourism).
- Gua Laumehe: Wisata alam berbasis speleologi yang menyuguhkan keindahan ornamen stalaktit dan stalagmit yang masih alami dan sarat nilai edukasi geologi.
- Danau Pasibungi: Danau alami dengan ekosistem yang asri dan tenang, menawarkan daya tarik wisata alam yang unik dan menyejukkan.
Desa Wantopi dikaruniai kekayaan alam yang sangat mempesona, seperti Pantai Kenangan Wantopi, Gua Laumehe, dan Danau Pasibungi. Namun, potensi besar ini membutuhkan sentuhan teknologi, media branding, dan sistem informasi pariwisata yang modern agar dapat dikenal secara luas oleh wisatawan regional, nasional, maupun mancanegara. Kehadiran FILKOM UMU Buton menjadi angin segar bagi kami untuk mewujudkan Wantopi sebagai destinasi wisata unggulan berbasis digital,” ungkap La Udin.
Siap Sukseskan “Festival Kenangan Kampung Berbasis Kearifan Lokal”
Tidak hanya digitalisasi destinasi pariwisata harian, Kepala Desa Wantopi juga membeberkan agenda besar yang akan digelar dalam waktu dekat, yaitu perhelatan kebudayaan bertajuk “Festival Kenangan Kampung Berbasis Kearifan Lokal”.
Festival ini dirancang sebagai ajang unjuk seni, budaya, tradisi, dan kuliner khas masyarakat Wantopi. Pemerintah Desa Wantopi berharap tim dari FILKOM UMU Buton dapat mengambil peran strategis dalam membantu perancangan materi promosi digital, liputan media, live streaming, hingga manajemen publikasi berbasis media sosial guna menyemarakkan dan memperluas jangkauan penonton festival tersebut.

Langkah Konkret dan Implementasi Berkelanjutan
Sebagai langkah tindak lanjut pasca-penandatanganan MoU nomor 024/UMU-D.5/KS/VIII/48/2026, kedua pihak disepakati akan segera merumuskan Perjanjian Kerja Sama (PKS) teknis. Tim kerja dari FILKOM UMU Buton akan segera menerjunkan tim survei awal untuk memetakan kebutuhan sistem informasi desa serta menyusun skema pendampingan pelaksanaan Festival Kenangan Kampung dalam waktu dekat.
Dengan sinergi yang kokoh antara akademisi FILKOM UMU Buton dan Pemerintah Desa Wantopi, diharapkan Desa Wantopi mampu bertransformasi menjadi desa mandiri, inovatif, serta menjadi pelopor desa wisata berbasis kearifan lokal dan teknologi di Sulawesi Tenggara.
(Penulis/Editor: Tim Humas Web FILKOM UMU Buton)






